Sejarah Penggunaan Taji Sabung Ayam Bali

Sabung Ayam Online – Sabung ayam bali merupakan acara dimana 2 ayam saling diadu. Jika dilihat sekilas memang sama dengan sabung ayam pada umumnya. Namun jika kita amati lebih banyak, terdapat berbagai perbedaan yang menjadi alasan acara adu ayam ini sangat spesial dan terkenal di bali. Seperti yang kita ketahui juga, sabung ayam bali menggunakan taji pada ayamnya. Berikut ini kita akan membahas sejarah penggunaan taji sabung ayam bali.

Mengetahui Asal Usul Penggunaan Taji Pada Sabung Ayam Bali

Sejarah Penggunaan Taji Sabung Ayam Bali

Tradisi mengadu 2 ekor ayam yang memiliki ciri khas dimana ayam yang diadu dipasangkan pisau pada salah satu kakinya di daerah bali dinamakan tajen. Jenis ayam yang digunakan untuk diadu juga berbeda dengan umumnya. Warga di bali menggunakan ayam campuran dari jenis asil, filipina dan bangkok yang menghasilkan ayam aduan khusus tajen bernama ayam bali. Dibawah ini akan kita jelaskan lebih rinci lagi mengenai sejarah penggunaan taji sabung ayam bali.

Asal Usul Penggunaan Taji Pada Sabung Ayam Bali

Umat hindu di bali terkenal dengan budaya mereka yang sudah melekat sejak jaman dulu, salah satunya upacara yadnya. Acara sabung ayam bali sendiri termasuk ke dalam bhuta yadnya yaitu ritual untuk memberikan persembahan kepada para bhuta yang kala. Ritual ini bertujuan menetralisir kekuatan alam menjadi harmonis. Sabung ayam dalam ritual yadnya di bali disebut dengan nama tabuh rah atau mencurahkan darah ke tanah.

Pada ritual tabuh rah 2 ekor ayam jantan akan diadu dan masing-masing dipasangkan sebilah pisau. Ini bertujuan mencurahkan darah si ayam yang dipersembahkan tersebut. Pisau ini dikenal dengan sebutan pisau taji karena menggantikan fungsi taji alami yang dimiliki ayam jantan. Kedua ayam tersebut kemudian diadu sampai salah satu ayam kalah dan darahnya berceceran, yang mana merupakan tujuan dari ritual ini. Kemudian ayam dijadikan persembahan ke bhuta kala dan melengkapi ritual tersebut.

Penyalahgunaan Tradisi

Karena tradisi ini menggunakan ayam yang bagus dan berani. Hal tersebut menjadikan pertandingan sabung ayam menjadi menarik dan akhirnya menyebabkan munculnya perjudian setiap kali ritual dilakukan. Dalam melakukan taruhan memang tidak terang-terangan, namun ini bukan merupakan suatu rahasia lagi ada orang yang melakukan taruhan ketika sedang menyaksikan ritual ini.

Antuasiasme dari para botoh sabung ayam dan perjudian akhirnya membuat acara khusus yang hanya menampilkan sabung ayam tersebut, yaitu tajen bali. Tajen ini hampir sama dengan tabuh rah, namun bukan merupakan acara ritual melainkan acara mengadu 2 ekor ayam dengan taji pisau.

Sekian pembahasan tentang sejarah penggunaan taji sabung ayam bali. Semoga bermanfaat.

Bagi kalian yang gemar bermain sabung ayam online, kalian dapat mengunjungi situs kami di 12onlinegaming untuk bermain sabung ayam online s128 dan sv388.

promo sabung ayam online

 

Baca juga : Mengenal Sebutan Dalam Sabung Ayam Tajen Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *